Welcome, visitor! [ Register | Login

Post an Ad

About GodwinGodwin10

Description

Pakaian Adat Jawa
Jawa adalah salah satu etnis yang paling mendominasi di negara kepulauan Indonesia. Mayoritas etnis Jawa ini tidak cuma berada di Pulau Jawa saja, namun juga tersebar di bermacam kawasan. Oleh sebab itu, banyak sekali tempat yang mengadopsi tradisi Jawa meski bukan berada di Pulau Jawa. Termasuk adat istiadat pakaian adat Jawa yang tidak akan luntur oleh zaman. Baju ini banyak dibagai dalam bermacam-macam kegiatan, seperti acara formal.


https://takterlihat.com/ berbagai ragam pakaian adat di Jawa, dari mulai Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Salah satu baju adat dari Jawa yang paling populer yakni kebaya. Kebaya ini yaitu baju blus, tunik, atau berupa atasan tradisional yang digunakan oleh wanita. Pakaian ini lazimnya terbuat dari kain maupun bahan brukat yang dikombinasikan dengan bawahan kain batik, songket, maupun sarung.

Sebetulnya kata kebaya berasal dari bahasa arab merupakan abaya yang berarti pakaian. Tetapi, ada sumber yang menerangkan bahwa kebaya yakni pakaian yang dibawa dari China kemudian mengalami akulturasi saat hingga di tanah Jawa. Pada zaman dahulu kebaya merupakan lambang aristokrasi untuk membedakan antara wanita ningrat dan rakyat jelata. Tapi saat ini kebaya digunakan untuk seluruh orang untuk dikenakan dalam acara khusus.

Pakaian adat berikutnya adalah jawi jangkep. Jikalau tadi kebaya merupakan pakaian adat Jawa untuk perempuan, jawi jangkep ini dikhususkan untuk para pria. Pakaian ini telah legal menjadi baju adat provinsi Jawa Tengah yang asalnya dari Keraton Surakarta. Ada beberapa perlengkapan dalam mengaplikasikan Jawi Jangkep ini adalah dari yang paling atas merupakan blankon atau destar, atasan dengan bagian belakang dihasilkan lebih pendek sebagai tempat keris, kain bawahan, timang, setagen, keris, dan selop untuk alas kaki.

Pakaian Jawa selanjutnya bernama surjan, pakaian ini digunakan untuk kaum pria, dimana berupa contoh atasan yang mempunyai kerah tegak. Surjan umumnya terbuat dari kain dengan motif lurik atau floral. Kata surjan ini juga memiliki arti menjadi manusia yaitu singkatan dari suraksa-janma. Tapi, ada juga yang mengistilahkan surjan dengan gabungan dari kata siro dan jan yang berarti pelita.

Surjan pada mulanya juga sebagai baju seorang bangsawan atau abdi keraton. Pakaian ini ada dari zaman kerajaan Mataram Islam yang disampaikan pertama kali oleh Sunan Kali jaga. Surjan juga kerap kali disebut dengan baju taqwa dimana pada pakaiannya terdapat makna religius.

Pakaian adat Jawa yang terakhir merupakan batik. Berasal dari kata amba yang artinya lebar meskipun thik yang berarti titik. Batik ialah kain yang digambar di kain yang lebar dengan menggabungkan spot-titik sehingga menjadi motif yang menawan. Ketika ini baju batik betul-betul populer dan disesuaikan dengan perkembangan fashion.

Sorry, no listings were found.